Agama Advent itu seperti apa sih? Banyak orang yang belum mengenal atau bahkan belum mengetahui mengenani agama ini. Teman-teman saya pun ada yang mengakui mereka baru tahu agama Advent setelah kenal dengan saya. Ada juga yang mengatakan bahwa Advent itu adalah agama yang ribet, agama yang paling banyak aturannya. Well, saya mau kasih ilustrasi mengenai negara Singapore. Singapore dikenal dengan negara yang banyak sekali aturan, gak boleh ini, gak boleh itu. Dan kalau kita melanggar, akibatnya bisa fatal sekali. Bahkan kalau kita membuang sampah sembarang atau membuang permen karet sekalipun, kita dapat dikenai sanksi. Tapi.....dengan adanya segala peraturan itu, Singapore dapat dikatakan sebagai Negara yang sangat teratur dan sangat bersih. Singapore dikenal dengan istilah "Singapore is a fine Country". Begitu pula dengan agama Advent, walaupun banyak sekali peraturan, namun itulah yang menjadi dasar untuk kita dapat berbuat lebih baik lagi. Jadi, bisa saya katakan "Adventist is a fine Religion" :)
Okay, menurut Wikipedia...
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh adalah denominasi Kristen yang beraliran evangelikal. Gereja ini berasal dari Gerakan Miller yang muncul di Amerika Serikat pada pertengahan abad 19. Ciri utama Gereja Advent adalah pengudusan hari Sabtu, hari ketujuh dalam pekan, sebagai hari Sabat. Pada tahun 1863, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, dalam bahasa Inggris the Seventh-day Adventist Church, diorganisasi. Gereja ini juga dikenal dengan nama Gereja Advent.
Yang menjadi perbedaan mendasar dalam agama yang saya anut adalah mengenai hari Sabat. Ada apa sih dengan hari Sabat itu? Di dalam semua agama Kristen, kita mempercayai adanya 10 Hukum Taurat atau 10 perintah Allah yang harus dijalankan.
Lalu, apa sajakah 10 Hukum Taurat itu?
1. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
2. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di
atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah
bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku,
TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa
kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari
orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada
beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada
perintah-perintah-Ku.
3. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan
memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.
4. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan
bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari
Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau
anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau
hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala
isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati
hari Sabat dan menguduskannya.
5. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan
TUHAN, Allahmu, kepadamu.
6. Jangan membunuh.
7. Jangan berzinah.
8. Jangan mencuri.
9. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
10. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau
hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya,
atau apapun yang dipunyai sesamamu.
Ya..itulah ajaran 10 Hukum Tuhan yang harus kami turuti dan lakukan sebagai seorang Kristen. Yang menjadi perbedaan Gereja Masehi Advent Hari Ke-tujuh (GMAHK) adalah mengenai hari Sabat. Apa itu hari Sabat? Hari Sabat adalah hari dimana kami harus berhenti dari segala kegiatan duniawi kita, dan menguduskan hari tersebut untuk Tuhan. Hari Sabat dimulai pada hari Jumat saat matahari terbenam hingga Sabtu pada saat matahari terbenam juga. Pada hari Sabat kami menghindari apapun yang cenderung menghilangkan suasana kesucian itu. Umat Advent menghindari segala pekerjaan yang bersifat mencari nafkah dan segala transaksi bisnis (Nehemia 13:15-22). Umat Advent juga menghindarkan kegiatan yang menyenangkan diri sendiri, melibatkan diri dalam pelbagai keperluan yang bersifat sekular, dengan omong kosong, atau percakapan mengenai olah raga.
Dari 7 hari yang Tuhan berikan kepada kita untuk melakukan segala kegiatan, Tuhan hanya minta 1 hari saja untuk kita umat-Nya untuk benar-benar istirahat, berhenti melakukan kegiatan duniawi kita untuk sepenuhnya menyucikan 1 hari itu. Hari Sabat merupakan hari yang ditunggu bagi saya pribadi karena pada hari itu saya pergi ke Gereja, bertemu dan berbagi kesaksian dengan kawan seiman, menguatkan satu sama lain, mendengar lagu-lagu pujian dan tentunya mendengarkan firman Allah
God loves you! :) GOD BLESS.
No comments:
Post a Comment